77 Tahanan Lapas Kutacane Aceh Kabur Massal, Diduga Jebol Dinding saat Sahur

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara. Sebanyak 77 tahanan dilaporkan melarikan diri secara bersamaan pada Sabtu (20/4/2025) dini hari, tepatnya saat waktu sahur, memicu kepanikan dan perhatian serius dari pihak kepolisian serta masyarakat setempat.

Informasi yang dihimpun dari detik.com menyebutkan bahwa para tahanan diduga menjebol dinding kamar sel untuk bisa melarikan diri. Aksi nekat ini diperkirakan terjadi saat petugas lapas sedang lengah karena sebagian besar warga binaan sedang melaksanakan sahur.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Rendra Wardhana, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. “Benar, ada tahanan yang kabur. Jumlahnya sementara ini 77 orang,” ujarnya seperti dikutip dari detik.com. Pihak kepolisian dari Polres Aceh Tenggara dibantu Brimob langsung dikerahkan untuk melakukan pengejaran dan melakukan penyisiran di sekitar lapas serta menutup akses keluar wilayah Kutacane guna mempersempit ruang gerak para tahanan.

Insiden kaburnya puluhan tahanan secara massal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai sistem keamanan di Lapas Kutacane. Dugaan penjebolan dinding sel mengindikasikan adanya kelemahan struktural atau pengawasan di dalam lapas. Evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pengamanan dan potensi kelalaian petugas dipastikan akan segera dilakukan. Kejadian ini juga kembali menyoroti masalah overcrowding di lapas yang disinyalir menjadi salah satu faktor pemicu ketidakstabilan dan potensi terjadinya insiden serupa.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat Kutacane dan sekitarnya untuk tetap tenang namun waspada. Jika melihat atau memiliki informasi mengenai keberadaan para tahanan yang kabur, masyarakat diminta untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat dan tidak mencoba untuk bertindak sendiri. Identitas dan ciri-ciri para tahanan juga akan segera disebarluaskan untuk memudahkan proses pencarian.

Upaya pengejaran terus dilakukan secara intensif. Tim gabungan dari kepolisian dan petugas lapas bekerja keras untuk menangkap kembali seluruh tahanan yang melarikan diri dan memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat kembali kondusif. Perkembangan terbaru dari insiden ini akan terus diinformasikan kepada publik.

Kejadian di Lapas Kutacane ini menambah daftar panjang insiden serupa di berbagai lapas di Indonesia. Hal ini kembali menyerukan perlunya pembenahan sistem keamanan lapas secara menyeluruh, penanganan masalah overcrowding yang kronis, serta peningkatan pengawasan dan pembinaan terhadap warga binaan.

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org