Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tiga jasad yang ditemukan mengapung di perairan Aceh pada Kamis, 10 April 2025. Penemuan jasad yang lokasinya berbeda-beda ini dilaporkan oleh nelayan setempat kepada pihak berwenang. Proses evakuasi ketiga mayat tersebut melibatkan tim dari Basarnas Aceh, TNI AL, dan Polairud Polda Aceh. Hingga saat ini, identitas ketiga jasad mayat tersebut belum diketahui dan masih dalam proses identifikasi oleh pihak kepolisian.
Informasi mengenai penemuan mayat pertama kali diterima oleh Basarnas Aceh pada Rabu sore, 9 April 2025, sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang nelayan melaporkan melihat sesosok penemuan mayat mengapung di perairan sekitar 15 mil laut dari Pantai Ulee Lheue, Banda Aceh. Setelah melakukan pencarian, tim SAR berhasil mengevakuasi jasad pertama pada Kamis pagi. Selang beberapa jam kemudian, laporan serupa kembali diterima mengenai penemuan mayat kedua dan ketiga di lokasi yang berbeda, yaitu di perairan sekitar Pulau Weh dan perairan Aceh Jaya.
Koordinator SAR Aceh, Bapak Muhammad Nasir, menyatakan bahwa proses evakuasi ketiga penemuan mayat tersebut berlangsung cukup sulit karena kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak menentu. “Kami berhasil mengevakuasi ketiga jasad dan saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banda Aceh untuk dilakukan visum. Kondisi ketiga jasad sudah sulit dikenali dan kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera menghubungi pihak kepolisian atau rumah sakit,” ujar Bapak Muhammad Nasir saat memberikan keterangan pers di Kantor Basarnas Aceh. Informasi mengenai prosedur pelaporan orang hilang dapat diakses melalui website Polda Aceh.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai penemuan mayat tersebut dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematian mereka. “Kami akan bekerja sama dengan tim forensik untuk melakukan identifikasi terhadap ketiga jasad. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait orang hilang untuk segera melapor kepada pihak kepolisian,” kata Kombes Pol Joko Krisdiyanto.
Hingga berita ini diturunkan pada Kamis siang, belum ada informasi resmi mengenai identitas ketiga jasad penemuan mayat tersebut. Pihak kepolisian dan tim SAR terus berupaya mengumpulkan informasi dan melakukan identifikasi. Penemuan mayat yang misterius ini menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat dan diharapkan segera terungkap identitas serta penyebab kematian para korban. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.
